Setelah diumumkan pada acara MWC bulan Februari lalu, Blackphone
akhirnya mulai dikirimkan kepada para pelanggan yang sudah memesannya.
Smartphone Android dengan tingkat keamanan tinggi ini ditujukan kepada
pengguna yang ingin mengamankan dirinya dan mengedepankan privasi di
tengah isu penyadapan yang pertama kali diungkap oleh Edward Snowden.
Blackphone diproduksi oleh SGP Technologies SA yang merupakan
perusahaan joint-venture Silent Circle dan Geeksphone. Smartphone ini
menggunakan PrivatOS, sistem operasi berbasis Android KitKat yang
dilengkapi berbagai fitur keamanan tambahan. Melalui Blackphone,
pengguna akan terlindung privasi dan keamanannya dalam melakukan
kegiatan menggunakan smartphone tersebut.
Blackphone menawarkan komunikasi terenkripsi baik suara maupun teks.
Ponsel ini juga bisa menyembunyikan lokasi pengguna yang terhubung ke
jaringan wifi. Pengguna juga memiliki kontrol terhadap seluruh aplikasi
yang dipasang, ditambah kemampuan untuk menghapus semua data dalam
ponsel dari jarak jauh. Pemakai juga bisa melakukan browsing anonim dan
koneksi VPN cerdas yang mencegah penyadapan komunikasi.
Secara perangkat keras, Blackphone memakai layar IPS 4,7 inci 720p
dengan chip Nvidia Tegra 4i quad-core 2 GHz di dalamnya. Terpasang juga
RAM 1GB, penyimpan internal 16GB yang bisa ditambah melalui slot
microSD, serta koneksi Bluetooth 4.0, wifi 802.11n dan LTE. Untuk urusan
dokumentasi gambar, terpasang juga kamera belakang 8 megapiksel
ditambah kamera depan 1.3 megapiksel.
Permintaan terhadap ponsel yang memiliki fitur pelindung privasi dan
keamanan tinggi dilaporkan sangat besar. Blackphone sendiri dijual
dengan harga 629 dolar dan akan dibuka kembali pemesanannya pada tanggal
14 Juli mendatang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar